Dunia Outbound Team BuildingSetiap orang tahu apa itu tim, setiap orang juga tahu bagaimana orang-orang untuk menjadi sebuah tim. Sebenarna setiap orang di planet ini terlibat atau melibatkan diri dalam pembentukan tim. Oleh karena itu kita dirancang untuk berfungsi dalam hubungan saling ketergantungan dengan orang lain. Kita diciptakan menjadi pemeran tim. Masjid, Gereja, Klenteng, Wihara atau organisasi lainnya juga sebuah tim. Suatu staf rumah sakit merupakan sebuah tim. Suatu kantor pemerintah pun sebuah tim. Ada berbagai bentuk tim, seperti tim kantor bedah terdiri pergabungan tim ahli bedah, ahli bius, ahli anestesi, perawat, semua terkait secara mulus; tim spesialis, tim seperti ini biasa terbentuk dari orang-orang yang berkualitas dan di pilih secara cermat, tim proyek maupun tim multi disipliner yang merupakan paduan efektif dan kecakapan, pengetahuan, dan bakat. Kapan dan dimana pun orang bersama-sama atau berada untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan itulah sebuah tim.
Setiap orang akan memiliki tim terbaik, setiap orang tahu bagaimana mengatur tugas diantara angota-anggotanya. prioritas utama sebuah tim apapun adalah belajar berfungsi seefektif dan semulus-mulusnya sehingga secara individu dan bersama-sama, anggota tim itu dapat meraih sasaran yang tepat. Akan tetapi jika semuanya telah jelas, mengapa dalam realita ada tim yang berhasil dan ada juga tim yang gagal. semua tim dibentuk dengan tujuan baik, tetapi tidak semua tim berhasil.

Kali ini, dunia outbound akan menulis artikel outbound tentang, bagaiman cara membanun kekuatan tim yang dahsyat!. Bagaimana Tim terbentuk berupaya keras dalam menghasilkan kinerja yang lebih baik di bandingkan jika kinerja ini di upayakan oleh individu-individu secara sendiri-sendiri. Dalam beberapa kasustim tampaknya tidak mampu tuk bekerja baik dan membuahkan hasilyang lebih buruk dari pada hasil kerja satu orang yang cakap bekerja sendiri.
secara teoritis kerja tim adalah kemampuan untuk bekerja sama menuju suatu visi dan misi yang sama, kemampuan mengarahkan pencapaian individu ke arah sasaran organisasi. itulah akar motivasi dan rangsangan yang memungkinkan orang biasa mencapai hasil yang luar biasa.

KONSEP TIM SINERGI

Tim (team) bukanlah sekedar kata, melainkan mengandung akromin untuk suatu kebenaran yang dahsyat; kata presiden Susilo Bambang Yudoyono “bersama kita bisa” atau di jaman penjajahan di kenal dengan nama patriotisme “bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh” dan di abad modern di kenal Aforisme berikut ini mungkin mengandung sejumlah Refleksi “together everyone archieve more” artinya “bersama-sama setiap orang mencapai lebih”

Konsep tim maknanya terletak pada ekpresi kata yang kita sebut dengan SINERGI, berasal dari yunani sunergos artinya “bekerja sama” dari Sun (“bersama”) dan Ergon (“bekerja”). sebuah sinergi berarti interaksi dari dua individu atau lebih atau kekuatan yang menunjukan kombinasi tenaga mereka melebihi jumlah tenaga individu, mereka. Dengan demikian sinergi merupakan daya kerja tim untuk menyatukantenaga individu, untuk menutup keterbatasan individu, supaya sasaran yang lebih banyak dan lebih besar dapat di capai. bekerja sebagai sebuah tim, kita sanggup menghadapi dan memecahkan persoalan-persoalan kita. Kerja tim tidak menenggelamkan kekuatan individu tetapi mengangakat mereka. Pada saat yang sama, kekuatan individu kita terbukti yang menjadikan kebesaran tim. setiap individudalam tim harus memiliki kemampuan dan keyakinan untuk membuat kontribusi individual yang besar bagi upaya tim. jadi setiap individu juga harus memiliki kerendahan hati dan semangat kerja sama untuk menghargai, mendorong, dan membangun di atas kontribusi-kontribusi masing-masing.

Hal ini menjadi sinergi tindakan pengembangan. setiap individu pekerja tim harus memiliki kepercayaan tinngi pada kemampuan diri sendiri atas kemampuan di dalam tim. kepercayan intu mendorong individu anggota tim untuk melangkah maju atau mundur, melakukan kreatifitasnya sesuai tuntunan kerja sam tim.

SINERGI DIANTARA ANGGOTA

Ketergantungan timbal balik anggota tim tidak serta merta menghasilkan sinergi, terutama ketika sattu individu lebih tergantung pada individu yang lain dan ketika setiap anggota memiliki untuk memberi yang terbaik untuk timnya dengan membentuk organisasi. walaupun lebih mudah untuk menciptakan struktur organisasi yang memerlukan ketergantungantimbal balik di antara anggota tim, namaun pencapaian sinergi hasil optimal adalah tugas yang lebih sulit.

Dalam pengertian kuantitatif sinergi adalah “sumumbonum” terjemahan bebas dari buah tertinggi dari yang tertinggi, dari kerja tim untuk menyebarkannya, secara sederhana ketergantungan timbal balik berarti bahwa satu tambah satu lebih besar dari pada satu, tetapi belum tentu sama dengan dua, biasa terjadi paling sedikit sama dengan tiga atau lebih. Artinya hal membuat dua individu bekerja bersama karena mereka mendapatkan keuntungan dengan bekerja sama sehingga hasil bersama itu lebih menguntungkan dari pada bekerja sendiri-sendiri. Pada Essensinyasinergi memiliki makna bahwa satu tambah satu pastitelahh besar dari dua, Dengan kata lain, hasil dari suatu tim yang efektif harus lebih besar dari masing-masing individu, Jika tidak, tim benar-benar tidak mencapai suatu yang otimal. Sinergi diantara individu dalamkerja tim adalah tingkat saling ketergantungan manusia yang tinggi, paling produktif dan memuaskan. Sinergi dalam tim memiliki kekuatan dinamis, katalis yang sedemikian sehingga mempengaruhi bagaimana individu-individu berinteraksisatu dengan yang lain, tentunya hal ini terjadi dari jiwa yang saling menghargaidan sama-sama memahami diantara masing-masing anggota kerja tim dalam menghasilkan sesuatu yang baru, karena itu sinergi kerja sama tim bukannya berangkat dari kompromi atau tawar menawar.

Sebuah cara yang bagus untuk memahami sinergi adalah melalui metafora mengenai tubuh. Tubuh bukan hanya terdiri dari tangan dan bahu serta kaki dan paha berikut otak, lambung, jantung semuanya di gabungkan bersama. Tubuh menjadi keseluruhan sinergis yang ajaib yang dapat melakukan banyak hal yang indah, karena bagian-bagian anggota badannya bekerja sama, keseluruhan tubuh dapat membuat jauh lebih baik dari pada yang dapat di lakukan semua bagian terpisah secara tersendiri-sendiri, digabungakan dan saling berhubungan.

Suatu contoh lain dari sinergi dan kerjasama tim sebagai contoh ideal seperti “Semut”. Sejumlah semut adalah pemotong daun semut-semut yang lain membawa daun ke sarang, lalu ada tim prajurit yang mempertahankan dari serangan pemangsa semut. Ada tim semut kecil yang menaiki daun untuk melindungi terhadap serangan parasit. Ada ratu semut dan bayinya. Beberapa dari semut itu adalah penjaga jamur, dan mereka merawat jamur-jamur yang di produksi daun karena semut itu hanya memakan jamur, bukan daunnya. Dan setiap semut bila bertemu dengan sesamamnyameluangkan waktu sejenak untuk bertegur sapa. Bagaimana dengan manusia?

Sama halnya dalam sebuah organisasi dan perusahaan yang masing-masing anggotanya sering berjuang untuk bekerja dalam TIM serta untuk mencapai hasil yang sinergis sehingga satu tambah satu dapat lebih besar dari pada dua, dan hasil sinergi kerjasama tim akan menguntungkan setiap anggota TIM.

Yang menarik, banyak jenis binatang juga mampu melakukan hal tersebut secara otomatis, Babon, Srigala, Anjing Liar, dan banyak jenis binatang lainnya dikenal hidup dan berburu secara kelompok sejak berabad-abad yang lalu. Setiap binatang yang bekerja sendiri seperti Macan, Singa, Kucing Hitam, tidak pernah dapat menghadapi tantangan yang lebih besar sendirian. Namun jika mereka bekerja sama-sama, Binatang-binatang kecil seperti segrombolan domba atau kuda dapat mengusir pemangsa yang lebih besar. Terkadang mereka bahkan terkenal berani merampas bangkai dari pemangsa mereka yang lebih besar agar bisa makan.  Yang lebih menakjubkan lagi, dengan bekerja sama-sama, mereka bahkan mampu mengintimidasi Macan, Singa dan Kucing Hutan Muda, hukum alam telah memastikan bahwa yang tidak di miliki oleh binatang ini secara individu- keberanian dari binatang lemahpun dapat terbentuk menjadi sebuah kekuatan luar biasa ketika mereka bekerja sebagai sebuah TIM.

Itulah kekuatan mengagumkan sinergi dan kerja sama tim di alam dan itu merupakan model yang semestinya menjadi bahan refleksi dan renungan. Hal ini berarti dalam sinergi dan kerja sams Tim yang mengagumkan dari kekuatan masing-masing individual, fungsi individual, kemampuan individual, dan mengemasnya supaya beroperasi dalam kesingkronan satu sama lain, semuanya mengaruh pada sasaran tangguh akan menghasilkan karya luar biasa. Tim yang dapat mewujudkan sinergi sempurna seperti itu menjadi mengagumkan, kekuatan yang tidak dapat dihambat dan tidak terbendung.

Jadi sinergi berhubung dengan kajian diantara bagian-bagiannya. Dalam keluarga misalnya saat suami istri berinteraksi, atau saat orang tua berinteraksi dengan anak-anaknya, senirgi terletak dalam hubungan diantara mereka. Disana terletak pikiran kreatifnya, pikiran baru yang menghasilkan pikiran-pikiran baru, alternatiflain sinergi bukan hanya kerja kelompok atau kerjasama. Sinergi adalah kerja kelompok yang kreatif, kerja kreatif. Sesuatu yang baru yang tidak ada sebelumnya di ciptakan dan tidak akan dapat di ciptakan tampa mensyukuri perbedaan. Kunci untuk menciptakan sinergi dengan belajar untuk menghargai bahkan mensyukuri perbedaan adat istiadat, kepribadian maupun pengalaman dan pendidikan. Karena perbedaan-perbedaan itulah yang menunjukan hasil kerja tim lebih baik dan optimal.

Kita memahami ternyata dalam hidup ini setiap orang memiliki perbedaan-perbedaan dan kita juga memahami bahwa menghargai keunikan orang lain itu berat. Banyak orang lebih cenderung ingin membentuk orang sesuai dengan ukuran pandangan atau gambaran dirinya sendiri. Dengan slalu merasa merasa diri paling benar atau merasa aman bilamana pendapatnya yang paling benar sedangkan pandangan atau mendengarkan pendapat pihak lain yang berbeda dengan diri sendirimaka terjadi konflik batin seakan-akan pandangan atau pendapat berbeda tersebut mengancam posisi rasa aman terhadap diri sendiri. Kita ingin mereka sependapat dengan kita, untuk berfikir seperti cara kita berfikir, atau mengikuti ide-ide kita. Tetapi seperti lazimnya berlaku asas “kalau setipa orang berfikiran sama tentunya tidak ada tempatnya lagiyang berfikir berbeda” Tampa perbedaan, tidak ada dasar untuk sinergi, tidak ada opsi untuk menciptakan solusi-solusi dan peluang-peluang baru. Kuncinyatentunya kita belajar menggabungkan yang terbaik dari perbedaan menjadi sebuah perbedaan yang menciptakan sesuatu yang sepenuhnya baru. Anda tidak dapat membuat masakan lezat tampa keragaman. Anda tidak dapat membuat gado-gado atau salad tampa keragaman. Keragaman itulah yang dapat menciptakan minat, rasa, kombinasi baru yang menggabungkan yang terbaik dari semua hal yang berbeda.

FAKTOR PENTING KERJA TIM

Dalam sinergi dan kerja sama Tim juga mengandung unsur kerentanan bersama, penciptaan visi dan misi bersama, solusi baru, dan alternatif yang lebih baik, tetapi juga mengandung unsur pertanggung jawaban bersama terhadap norma-norma dan nilai-nilai yang di bentuk dari hubungan sinergi dan kerjasama tim tersebut. Inilah yang meletakan moral atau etis kedalam budaya kerja tim. Dengan demikian terciptanya nilai moral dan etis tersebut mendorong individu dalam tim untuk menjadi lebih jujur, fair berbicara dengan lebih terus terang, dan memiliki kebranian untuk tanggung jawab. Sinergi adalah momen keajaiban dari kerentanan bersama. Anda tidak akan tahu apa yang akan terjadi. Anda harus siap dan bersedia menghadapi resiko. Yang jelas buah dan ikatan dari sinergi yang sejati tidak ternilai harganya.

Usaha mengahasilkan tim yang bisa berfungsi secara penuh harus melakukan minimal beberapa hal, pertama melakukan pertemuan selayaknya sebuah tim, kedua berkembang sebagai tim, dan ke tiga bekerja bahu membahu, ke empat menyusun agenga, ke lima memecahkan masalah menejemen dan menjalankannya, ke enam berfikir sebagai tim, ke tujuh memberikan kemudahan dan pemberdayaan individu, ke delapan bagaimana kepercayaan dan penghargaan, terakhir kerja tim adalah ar4ah tujuan. Faktor penting untuk kejayaan dan keberhasilan timdiperlukan karakter individu yang memiliki keyakinan, yang jujur dan memiliki integritas, yang memiliki kematangan, yang penuh tanggung jawab, yang memiliki kesanggupan untuk memulai, gigih dan menyelesaikan, yang memiliki keteguhan hati, yang rendah hati, yang menggunakan pengaruhnya dengan bijaksana.

PRINSIP KERJA TIM

Guna mendukung hal tersebut diperlukan beberapa prinsip untuk kenyamanan tim yang efektif yaitu : memperoleh bakat dari masing-masing individu ; mendemo0ntrasi dan mengembangkan kepeminpinan ; merangsang komitmen tim ; memberi inspirasi keamanan dan antusiasme tim ; membangun sikap tim yang kuat; memberdayakan individu ; prilaku yang tidak egois dan rela berkoban ; berpikiran terbuka.

Seperti tentara diajari cara untuk beroperasi dan bekerja sebagai sebuah tim dan cara untuk menyesuaikan diri. prilaku yang tepat di hargai, sementara perilaku tidak tepat akan di hukum berat. Jadi dengan mengkondisikan merekaagar bergerak, bertindak, dan berprilaku sebagai sebuah tim selama pelatihan, mereka mampu bertindak seperti juga saat sedang berperang, Pelatihan, disiplin, kominikasi dan umpan balik yang  jelas serta pembatasan, peran yang jelas adalah faktor penting dan diperlukan untuk mencapai sinergi.

Sebenarnya kerja sama tim yang efektif sering kali merupakan hasil dari disiplin yang di tentukan oleh masing-masing angota tim, mereka memastikan bahwa tidak hanya perilaku yang mengubah, tetapi setiap anggota memiliki sikap yang tepat untuk mempertahankan kebersamaan dan kepentingan kelompok. jelasnya perlu waktu untuk melatih  sebuah tim. Diperlukan waktu bertahun-tahun untuk melatih sepasukan tentara agar siap berperang. Sama hal nya juga kerjasama tim memerlukan waktu beradaptasi, terampil berkomunikasi, bergaul, penyesuaian karakter, membentuk kopetensi, ketegasan, visi dan misi.

KERJA TIM ADALAH ARAH TUJUAN

Masing-masing individu anggota tim harus memainkan atau memerankan secara bersama-sama untuk menjadi:

* Drivernya dalam mengebangkan gagasan, memberi arah, menemukan hal-hal baru;

– Planner – Menghitung kebutuhan tim, merencanakan strategi kerja, menyusun jadwal;

– Enaber – Ahli memecahkan masalah, mengelola sarana/ sumber daya, menybarkan gagasan, melakukan negosiasi;

– Exco – Mau bekerja menghasilkan output, mengkoordinir, dan memelihara tim;

– Controller – Membuat catatan, mengaudit, dan mengevakuasi kemampuan tim.

Kerja sama tim bukanlah akhir mencapai tujuan, tapi merupakan tujuan itu sendiri. Kerjasama tim adalah tujuan. Bila masing-masing anggota timmencapai sasaran yang sebenarnya dari kerja tim, maka kemenangan jadi suatu rasa yang dimiliki bersama, terus sepanjang perjalanan terjalin keutuhan sebuah tim untuk meraih keajaiban bersama, setiap individu untuk saling mengasihi lalu saling angkatlah satu sama lain untuk mencapai kebesaran. Menjadi suatu persaudaraan pemenang.

Jadikan satu tim yang kokoh, teguh, dan memegang komitmen pada prinsip-prinsip kerja tim menyatu menjadi satu kesatuan tubuh dan semangat. Jadilah kerja tim yang pada dasar, paling sempurna, paling bermakna, paling kuat, tercipta bila kita juga memiliki komitment, menyatu sebagai suatu kesatuan, badan, pikiran, dan jiwa bersenyawa.